Jurus Jitu Beriklan di Facebook Bagi Penjual Pemula

Menjual produk di Facebook tentu menjadi ladang pekerjaan yang menjanjikan hari ini. Bahkan pekerjaan itu bisa dilakukan oleh Anda yang masih sedang kuliah atau bersekolah sebagai pekerjaan sampingan untuk menambah uang jajan. Karena semua bisa Anda kendalikan hanya dengan menekan-nekan tombol di gadget Anda.

Facebook menjadi media yang amat digemari oleh orang-orang untuk memasarkan produknya. Ada yang berhasil, namun tidak sedikit pula berakhir pada kegagalan. Jika Anda adalah salah satu orang yang baru akan memulai terjun sebagai penjual online di media sosial seperti Facebook, ada jurus jitu yang harus Anda terapkan agar masuk dalam kategori orang yang sukses dengan sosial media. Berikut adalah ulasannya.

1. Jangan Terlalu Banyak Menyetok Produk Dulu.

Kalau Anda masih sangat pemula dalam hal jualan online seperti di Facebook, Anda sebaiknya tidak terlalu menyetok barang terlalu banyak. Siapkan saja beberapa stok untuk 1 model. Anda belum mengenal segmentasi pasar Anda seperti apa. Siapa yang akan Anda sasar, maka jangan terlalu gegabah untuk mengambil barang terlalu banyak.

Misalnya Anda mau jualan baju modis untuk ibu-ibu. Sasaran Anda memang jelas, tetapi perlu diingat lagi. Penjual di Facebook bukan cuman Anda, tetapi ada banyak orang. Anda harus paham selera ibu-ibu seperti apa. Bisa dimulai dengan coba bertanya pada orang tua Anda, perlihatkan produk yang akan Anda jual. Kalau Anda menjualnya pada orang tua Anda, maukah mereka membelinya?

Baca Juga:  Engagement atau Like: Mana yang Bekerja Lebih Baik untuk Facebook?

2. Tambahkan Teman Facebook Mulai dari Orang-Orang yang Anda Kenal.

Ini menjadi penting. Mengingat Anda akan memasarkan produk Anda pertama kali ke orang-orang terdekat dulu atau orang-orang yang Anda percaya. Jangan malu untuk menemukan dan menambahkan sebagai teman, teman dari ibu Anda atau teman dari ayah Anda di Facebook. Karena mereka bisa berpotensi menjadi konsumen Anda nantinya.

Misalnya saja, Anda memiliki usaha jual tas unik untuk ibu-ibu. Anda bisa memasarkannya melalui profil Facebook pribadi milik Anda. Selain gratis dan tidak berbayar, teman dari orang tua Anda akan melihat, bahwa anak temannya menjual seperti ini. Buat apa mereka mencari produk yang sama ke orang lain. Tentu mereka akan lebih memilih membelinya pada Anda, orang yang memang sudah mereka percayai.

3. Cekatan dalam Meladeni Pertanyaan dari Calon Konsumen.

Menjadi seorang penjual online harus memaksa Anda untuk mempelajari keinginan dari calon konsumen. Banyak calon konsumen yang memang dasarnya cerewet atau mungkin mereka lebih hati-hati dalam membeli produk secara online. Bayangkan saja, mereka akan mengirimkan uang dan mempercayakan itu kepada orang yang belum mereka kenal. Semua orang tentu akan seperti itu pada awalnya.

Di sinilah sikap sabar Anda diuji. Anda harus dengan tenang menghadapi setiap pertanyaan mereka. Lihat mereka sebagai calon konsumen yang berpotensi menjadi konsumen tetap Anda. Banyak juga calon konsumen yang lari karena sikap cuek dari si penjual. Padahal wajar saja mereka mempertanyakan barang itu.

Baca Juga:  Kunci Sukses di Facebook Ads atau Beriklan di Facebook

Misalnya ada calon konsumen yang bertanya mengenai motif pakaian yang Anda jual. Mereka mencari motif yang tidak Anda jual. Coba Anda komunikasikan dulu, mereka mau menggunakan pakaian itu dalam acara apa, resmi atau santai. Setelah itu, bila motif yang mereka cari tidak ada di daftar jualan Anda, Anda bisa coba mempersuasi mereka dengan menawarkan motif yang lain yang Anda jual.

Sebutkan kelebihan motif tersebut. Puji mereka bahwa dengan menggunakan motif yang Anda pilihkan, akan memberikan kesan tertentu pada orang yang melihatnya. Tapi tentu saja, kualitas produk Anda harus tetap nomor 1. Jangan pernah membohongi konsumen, karena selamanya hasil yang Anda dapatkan bisa menjadi tidak berkah. Ucapkan yang sebenarnya dengan merancang kata-kata yang baik dan diterima oleh orang lain. Selamat berusaha!

Comments
Loading...